Jakarta Selatan – Polsek Tebet melaksanakan apel kegiatan operasi cipta kondisi dalam rangka mencegah aksi begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Tebet. Kegiatan apel berlangsung di Mako Polsek Tebet, Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, Jakarta Selatan.
Apel kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H., selaku Perwira Pengendali, dan diikuti sebanyak 23 personel gabungan yang terdiri dari 20 personel Polsek Tebet, 2 personel Satpol PP Kecamatan Tebet, serta 1 personel Pokdarkamtibmas.
Dalam arahannya, Kapolsek Tebet menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga situasi wilayah hukum Polsek Tebet sampai saat ini tetap aman dan kondusif.
Kapolsek juga menekankan kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan dan langkah preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi begal, curanmor, dan peredaran narkoba. Selain itu, personel diimbau untuk melakukan pendekatan humanis kepada para remaja yang masih berkumpul atau nongkrong pada malam hari guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.
Adapun sasaran operasi meliputi antisipasi begal, curanmor, serta peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Tebet. Setelah pelaksanaan apel, personel gabungan melaksanakan patroli mobile dengan rute meliputi Jl. Prof. Dr. Soepomo, Jl. MT. Haryono, Jl. Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jl. Bukit Duri Tanjakan, Jl. Manggarai Utara, hingga Jl. Dr. Sahardjo.
Kegiatan operasi cipta kondisi ini dilaksanakan bersama unsur 3 Pilar Kecamatan Tebet sebagai bentuk sinergitas dalam menjaga keamanan wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Hingga kegiatan berlangsung, situasi wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman dan kondusif serta personel tetap melakukan
Jakarta Selatan – Polsek Pesanggrahan kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan Jum’at Peduli dengan membagikan bantuan sosial berupa beras SPHP ukuran 5 kilogram sebanyak 50 karung kepada warga di wilayah Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jl. Depsos Raya Gg. Pertama RT 08/01 Kelurahan Bintaro tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pesanggrahan Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA., bersama jajaran personel Polsek Pesanggrahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panit Binmas Ipda Dwi Cahyono, SH., Kasi Humas Aiptu Aris, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bintaro Aipda Saipul Anshor, Ketua RW 01 Bp. Budi serta Ketua RT 08/01 Bp. Karsono.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pesanggrahan bersama personel menyerahkan langsung bantuan beras kepada warga masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat.
Selain membagikan bantuan sosial, Kapolsek Pesanggrahan juga menyampaikan pesan dan himbauan kamtibmas kepada warga agar terus menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kepedulian sosial antar warga serta meningkatkan komunikasi dengan pihak Kepolisian demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
“Kegiatan Jum’at Peduli ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan baik antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolsek.
Warga masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta kepedulian yang diberikan Polsek Pesanggrahan kepada masyarakat di wilayah Bintaro.
Ketua RT 08/01 Bp. Karsono menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan Polsek Pesanggrahan sangat membantu warga dan diharapkan terus berlanjut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Pesanggrahan dan jajaran yang telah peduli kepada warga kami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan semoga hubungan baik antara Polisi dan masyarakat semakin erat,” ujarnya.
Jakarta – Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya menangkap empat tersangka kasus pencurian dengan kekerasan atau curas yang sempat viral dan meresahkan masyarakat. Para pelaku diduga beraksi di sejumlah wilayah, mulai dari Duren Sawit, Rawamangun, Kebon Jeruk, hingga Bekasi.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan di depan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kamis (21/5/2026). Selain diduga terlibat curas, keempat tersangka juga diduga melakukan pencurian dengan pemberatan, pencurian, serta kepemilikan senjata api ilegal.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin mengatakan, penangkapan dilakukan setelah kepolisian menindaklanjuti sejumlah laporan dan informasi terkait aksi curas yang meresahkan masyarakat.
“Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap empat orang tersangka. Mereka diduga terlibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, serta kepemilikan senjata api,” ungkapnya.
Kombes Pol. Iman menjelaskan, setelah melakukan penyelidikan, Tim Pemburu Begal kemudian mengejar para terduga pelaku. Namun, saat hendak ditangkap, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Pada saat dilakukan penangkapan, salah satu pelaku mengeluarkan senjata api. Karena situasi tersebut membahayakan petugas, tindakan tegas dan terukur kemudian dilakukan. Terlebih, pelaku sebelumnya juga diduga pernah melukai korban dengan senjata api hingga korban mengalami luka tembak di kaki dan harus menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya.
Sementara itu, polisi masih mengembangkan kasus ini untuk memburu pelaku lain yang diduga bagian dari jaringan tersebut. Kombes Pol. Iman juga mengapresiasi masyarakat yang aktif memberikan informasi melalui pos keamanan lingkungan atau pos kamling binaan. Menurutnya, kerja sama warga dan kepolisian menjadi bagian penting untuk menjaga keamanan Jakarta dan sekitarnya.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Polsek Tebet, Aiptu Evin Susanto, melaksanakan kegiatan sambang dan patroli dialogis kepada tokoh masyarakat pada Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Pal Batu II RT 04 RW 011, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan mengunjungi Ketua RW 11, Bapak Toto.
Pada kesempatan itu, Aiptu Evin Susanto menyampaikan berbagai imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap situasi kamtibmas di sekitar tempat tinggalnya. Warga juga diajak untuk bersama-sama membantu Kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Selain itu, Bhabinkamtibmas turut memberikan sosialisasi terkait antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor), dengan mengingatkan masyarakat yang menggunakan kendaraan sepeda motor agar selalu menggunakan kunci ganda saat parkir guna mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor.
Dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan tawuran warga, masyarakat yang memiliki anak usia remaja diimbau agar memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB.
Aiptu Evin Susanto juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 yang dapat dihubungi masyarakat secara gratis apabila membutuhkan bantuan Kepolisian maupun untuk melaporkan adanya gangguan kamtibmas. Warga juga diminta untuk segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila terdapat keluhan ataupun permasalahan keamanan di lingkungan sekitar.
Masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta kehadiran personel Polsek Tebet yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Baru Polsek Tebet, Aiptu Edy S, melaksanakan kegiatan kunjungan sambang warga di wilayah RW 08, Selasa (19/05/2026).
Kegiatan sambang dilaksanakan di Jalan F Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan mengunjungi salah satu warga binaan, Ibu Kris. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat komunikasi antara Kepolisian dan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Edy S mengimbau warga agar lebih aktif dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja guna mencegah terjadinya kenakalan remaja maupun aksi tawuran. Warga juga diajak untuk berperan aktif dalam membina para remaja agar tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan adanya kelompok remaja yang bergerombol maupun indikasi aksi tawuran di lingkungan sekitar, sehingga dapat segera dilakukan langkah pencegahan.
Warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta upaya personel Polsek Tebet dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, tertib dan kondusif.
Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah binaannya, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tebet Barat Polsek Tebet, Aipda Samsul Mustofa, melaksanakan kegiatan sambang dan patroli dialogis kepada petugas PPSU pada Selasa (19/05/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Tebet Barat IV RT 07 RW 02, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, dengan menyambangi petugas PPSU, Bapak Sukino.
Pada kesempatan tersebut, Aipda Samsul Mustofa menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta turut membantu tugas Kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Warga juga diimbau untuk selalu tertib dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Selain itu, Bhabinkamtibmas memberikan sosialisasi terkait antisipasi tindak kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor), dengan mengingatkan masyarakat yang menggunakan kendaraan sepeda motor agar selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan guna mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor.
Dalam rangka mengantisipasi kenakalan remaja dan tawuran warga, masyarakat yang memiliki anak usia remaja juga diimbau agar memastikan anak-anaknya sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB.
Tidak lupa, Aipda Samsul Mustofa turut mensosialisasikan layanan Call Center 110 yang dapat dihubungi secara gratis apabila masyarakat membutuhkan bantuan maupun kehadiran pihak Kepolisian. Warga juga diminta segera melapor kepada Bhabinkamtibmas apabila terdapat permasalahan ataupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta perhatian personel Polsek Tebet yang dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri Aiptu Saprudin dengan sigap membantu seorang pedagang yang dagangannya jatuh dan berserakan di Jalan Bukit Duri Utara, Tebet, Jakarta Selatan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman serta mempererat hubungan baik antara polisi dan warga.
Rabu, 20 Mei 2026 pukul 11.00 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Duri Aiptu Saprudin melaksanakan kegiatan sambang dan pelayanan masyarakat di Jalan Bukit Duri Utara RT 01/04, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Saprudin membantu seorang pedagang warga setempat, Mang Asan, yang dagangannya jatuh dan berserakan di lokasi jualan. Dengan sigap, Bhabinkamtibmas membantu membereskan serta merapikan kembali dagangan milik warga sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat.
Selain memberikan bantuan, Aiptu Saprudin juga menyampaikan himbauan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap situasi sekitar, serta mewaspadai tindak kejahatan 3C (Curas, Curat dan Curanmor).
Warga pengguna kendaraan bermotor dihimbau untuk selalu menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian kendaraan. Para orang tua juga diingatkan agar memastikan anak-anak remaja sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB sebagai langkah antisipasi kenakalan remaja dan tawuran.
Dalam kesempatan tersebut turut disosialisasikan layanan Call Center 110 serta himbauan kepada masyarakat agar segera melapor kepada Bhabinkamtibmas apabila terdapat gangguan kamtibmas di lingkungan.
Warga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas yang telah membantu membereskan dagangannya. Kegiatan berlangsung aman, lancar dan penuh keakraban antara Polri dan masyarakat.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, jajaran Polres Metro Jakarta Selatan menggelar kegiatan razia antisipasi kejahatan jalanan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), peredaran narkoba, serta tawuran warga di kawasan TL Al Azhar, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat dini hari (22/5/2026).
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel pada pukul 00.35 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H. Razia kemudian dilaksanakan mulai pukul 01.00 WIB hingga selesai pada pukul 02.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Tribuana Roseno, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba AKBP Prasetyo Noegroho, S.I.K., M.M., M.H., Kasat Intelkam Kompol Dwi Susanto, S.H., M.M., Kabag Ren Kompol Agus Pribadi, S.H., M.H., Wakasat Reskrim Kompol S. Dwi Manggala Yudha, S.E., M.H., Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.T.K., S.I.K., serta Danramil Kebayoran Baru Mayor Arh. Jaminah.
Sebanyak 83 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari 63 personel Polri dan 13 personel TNI Koramil Kebayoran Baru. Personel gabungan berasal dari Sat Narkoba, Sat Samapta, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Tim Presisi Perintis, Sat Lantas, hingga Polsek Metro Kebayoran Baru.
Dalam pelaksanaan razia, petugas memberikan teguran kepada sejumlah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm serta tidak membawa surat izin mengemudi (SIM). Selain itu, petugas juga memberikan teguran kepada pengendara sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi B 3261 SHV yang kedapatan membawa pisau lipat kecil.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T. selaku pengendali kegiatan menyampaikan bahwa razia ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi kriminalitas jalanan, begal, peredaran narkoba, serta potensi tawuran di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.
Dengan adanya kegiatan razia rutin tersebut, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta menekan angka gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan.
Jakarta, 21 Mei 2026 — Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K., menegaskan pentingnya memperkuat perlindungan anak, literasi digital, dan deteksi dini berbasis kolaborasi dalam menghadapi dinamika ruang digital yang terus berkembang.
Penegasan tersebut disampaikan dalam bedah buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital” pada 20 Mei 2026, yang membahas pentingnya pendekatan pencegahan yang lebih adaptif, humanis, dan berbasis perlindungan masyarakat.
Dalam paparannya, Kadensus 88 menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa tantangan baru, terutama bagi anak dan remaja yang berada pada fase pencarian identitas dan rentan terhadap pengaruh lingkungan sosial maupun ruang digital.
“Anak dan remaja berada pada fase pencarian identitas. Karena itu, penguatan literasi digital, ketahanan psikologis, dan lingkungan sosial yang sehat menjadi bagian penting agar mereka mampu menghadapi berbagai pengaruh di ruang digital secara lebih kritis dan sehat,” ujar Irjen Pol. Sentot Prasetyo.
Menurutnya, pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital perlu mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan, bukan semata pendekatan penindakan.
Berdasarkan hasil asesmen dan pemetaan, Densus 88 menemukan bahwa kerentanan anak di ruang digital dipengaruhi banyak faktor, mulai dari krisis identitas, keterasingan sosial, perundungan, hingga kebutuhan akan penerimaan sosial.
Namun demikian, Kadensus menegaskan bahwa data tersebut harus menjadi dasar untuk memperkuat sistem perlindungan dan pencegahan, bukan membangun stigma terhadap anak.
“Data dan pola yang kami temukan harus menjadi dasar memperkuat perlindungan. Anak perlu dipandang sebagai pihak yang harus dilindungi dan diperkuat ketahanannya,” jelasnya.
Untuk itu, Densus 88 mendorong collaborative approach, yakni penguatan sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, akademisi, komunitas, platform digital, dan masyarakat dalam membangun ekosistem perlindungan bersama.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penguatan literasi digital, deteksi dini berbasis multi-stakeholder, serta ecological prevention yang melibatkan keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial secara menyeluruh.
Selain itu, berbagai program pencegahan juga terus diperkuat melalui Pendidikan Kritis dan Ketahanan Digital, edukasi di sekolah, serta penguatan kapasitas guru dan orang tua sebagai garda terdepan dalam mengenali perubahan perilaku anak sejak dini.
Pandangan tersebut mendapat penguatan dari para akademisi dan pakar lintas disiplin yang menjadi penanggap dalam bedah buku.
Psikolog forensik Dr. Zora Arfina Sukabdi menilai perlindungan anak perlu menjadi perhatian utama, terutama terhadap anak yang mengalami alienasi sosial, merasa tidak terlihat (invisible), hingga kehilangan makna, karena kondisi tersebut dapat meningkatkan kerentanan psikologis.
“Pendekatan perlindungan dan deteksi dini terhadap anak menjadi sangat penting, terutama di tengah perubahan pola interaksi sosial di era digital,” ujar Dr. Zora Arfina Sukabdi.
Sementara itu, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D., mengingatkan bahwa pencegahan harus tetap berpijak pada hak asasi manusia dan kebijakan berbasis bukti ilmiah, sehingga tidak menimbulkan stigma atau generalisasi terhadap generasi muda.
Pandangan lain disampaikan psikolog forensik Dra. Adityana Kasandra Putranto, yang menekankan pentingnya penguatan kesehatan mental dan ketahanan psikologis sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang lebih tangguh menghadapi tantangan ruang digital.
Sementara Dr. Ismail Fahmi menyoroti pentingnya edukasi publik dan sistem deteksi dini berbasis data agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap perubahan dinamika digital.
Menutup paparannya, Kadensus 88 menegaskan bahwa tujuan utama berbagai upaya tersebut adalah membangun lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda.
“Tujuan akhirnya bukan menciptakan rasa takut, tetapi membangun kesadaran bersama agar anak-anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan memiliki ketahanan menghadapi tantangan era digital,” tutup Irjen Pol. Sentot Prasetyo.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keamanan masa depan dibangun melalui perlindungan, pendidikan, kolaborasi, dan penguatan ketahanan generasi muda.
Jakarta Barat — Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat melaksanakan panen ikan nila merah di Greenhouse SPPG Palmerah, Jakarta Barat, Rabu sore (20/5/2026).
Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Ardanto Nugroho sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penguatan ekosistem rantai pasok bahan baku sumber protein yang berkelanjutan.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Ardanto Nugroho menyampaikan bahwa budidaya ikan nila merah di Greenhouse Palmerah merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat dalam menghadirkan sumber pangan protein berkualitas, aman dan berkesinambungan.
“Ikan nila ini telah dibudidayakan selama kurang lebih 120 hari sejak penebaran benih dengan perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan dan terstandar,” ujarnya, Rabu, 20/5/2026
Panen kali ini merupakan panen parsial ke-3 setelah sebelumnya dilakukan pemanenan beberapa minggu lalu.
Dari hasil panen tersebut, diperoleh sebanyak 219 kilogram ikan nila merah yang nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku di SPPG Palmerah Polda Metro Jaya.
Ardanto menjelaskan bahwa pengembangan Greenhouse Palmerah akan terus dilakukan secara konsisten, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal SPPG Palmerah, tetapi juga sebagai upaya mendukung suplai bahan pangan bagi SPPG Polri lainnya di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung program kemandirian pangan nasional, khususnya dalam penyediaan sumber protein yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.
Melalui program budidaya berkelanjutan ini, diharapkan Greenhouse Palmerah dapat terus berkembang menjadi salah satu sentra pangan mandiri yang mampu memberikan manfaat luas, baik bagi masyarakat sekitar.