Jakarta Selatan — Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesanggrahan, Aipda Agus Sarifudin, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan pembinaan serta penyuluhan kepada kader PKK Kelurahan Pesanggrahan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Pondok Indah RT 05/RW 04, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).
Melalui kegiatan sambang ini, Bhabinkamtibmas menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak para kader PKK untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan. Selain itu, para kader juga diimbau untuk senantiasa menjaga kerukunan, memperkuat komunikasi antarwarga, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Kegiatan sambang dan pembinaan ini merupakan salah satu upaya Polsek Pesanggrahan dalam membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kader PKK, guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Pesanggrahan.
Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang harmonis serta semakin memperkuat peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan bersama.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Metro Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) yang dilanjutkan dengan razia antisipasi kejahatan jalanan, tawuran, balap liar, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada Rabu, 5 Agustus 2026, mulai pukul 00.45 WIB hingga selesai.
Kegiatan berlangsung di halaman apel Polsek Metro Kebayoran Baru dan berada di bawah kendali Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, S.Sos., S.I.K., M.Sc., M.T. Apel kesiapan dipimpin oleh Ps. Kasubnit Reskrim Polsek Metro Kebayoran Baru, IPTU Maaruf Pelupessy.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan patroli secara humanis namun tetap tegas, dengan menyasar lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik kerawanan gangguan kamtibmas, seperti tempat berkumpulnya masyarakat, kafe, lokasi balap liar, serta wilayah yang rawan terjadinya tawuran. Seluruh personel juga diinstruksikan untuk melaporkan setiap pergeseran patroli melalui HT serta mendokumentasikan setiap kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.
Sebanyak 7 personel Polsek Metro Kebayoran Baru diterjunkan dalam kegiatan ini dengan rute patroli meliputi Jl. Kyai Maja, Jl. Gandaria, Jl. Panglima Polim, Jl. Darmawangsa, Jl. Wijaya I, Jl. Tirtayasa, Jl. Pattimura, Jl. Sisingamangaraja, Jl. Trunojoyo, dan kembali ke Jl. Kyai Maja untuk pelaksanaan razia (2.1).
Selama patroli berlangsung, petugas memberikan imbauan kepada sejumlah anak muda yang masih berkumpul di area taman agar segera membubarkan diri mengingat waktu sudah larut malam, sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan. Personel juga melaksanakan strong point di kawasan Jl. Kyai Maja guna meningkatkan kehadiran polisi di lokasi yang dinilai rawan.
Pada pelaksanaan razia (2.1) di Jl. Kyai Maja, petugas berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan razia ini, Polsek Metro Kebayoran Baru terus berkomitmen menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat serta menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan, tawuran, balap liar, maupun tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya.
Jakarta Selatan — Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hingga dini hari, jajaran Polsek Pesanggrahan melaksanakan patroli skala besar serta pengamanan di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Kecamatan Pesanggrahan, Rabu (5/8/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 01.00 WIB tersebut dipimpin oleh Panit Reskrim Polsek Pesanggrahan, Ipda Iskandar, dengan melibatkan 12 personel. Operasi ini berada di bawah kendali langsung Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Dr. Seala Syah Alam, S.I.K., M.Si., CPHR., CBA.
Sejumlah lokasi strategis menjadi fokus pengamanan, di antaranya Pos Pantau Jalan Ulujami Raya, Jalan Inspeksi Kali Pesanggrahan, Jalan RC Veteran, Jalan Swadarma Raya, Jalan Palem VIII, Jalan Damai, hingga kawasan SPBU Rempoa. Selain melakukan penjagaan di titik-titik tersebut, personel juga melaksanakan patroli mobile dengan menyusuri Jalan Ulujami Raya, Jalan Bintaro Permai Raya, Jalan RC Veteran Raya, Jalan Kesehatan Raya, dan Jalan Bintaro Taman Barat.
Patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, tawuran, balap liar, premanisme, serta penyalahgunaan narkotika dan kepemilikan senjata ilegal.
Selama kegiatan berlangsung, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul pada larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
Dari hasil patroli, petugas mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Mio yang tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan saat dilakukan pemeriksaan. Kendaraan tersebut kemudian diamankan ke Mapolsek Pesanggrahan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kegiatan patroli dan pengamanan dini hari ini merupakan bagian dari upaya Polsek Pesanggrahan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus memastikan situasi kamtibmas di wilayah Pesanggrahan tetap kondusif
Jakarta Selatan – Polsek Pancoran kembali melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dan Patroli Mobile dini hari. Kegiatan ini bertujuan mencegah aksi begal, curanmor, narkoba serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Pancoran.
Di Pimpin Pawas 2.0 Aiptu Dedi M.T.S.H selaku Ps. Kanit Propam dan dilaksanakan Rabu (05/08/2026) pukul 01.00 WIB di Jl. Hj. Tutty Alawiyah, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
Kekuatan yang dilibatkan sebanyak 8 personel Polsek Pancoran.
Aiptu Dedi menyampaikan bahwa patroli kali ini difokuskan ke tempat sasaran kerumunan masyarakat seperti titik nongkrong.
Kita sudah beberapa kali dapat informasi dari masyarakat sehingga berhasil mencegah tawuran. Selain tawuran, kejahatan 3C yaitu curas, curat dan curanmor juga jadi atensi pimpinan. Mari kita waspada, saling body system dan saling menjaga satu sama lain,” ujarnya.
Sasaran operasi meliputi:
1. Daerah rawan guantibmas: tawuran, curat, curas dan curanmor
2. Trotoar yang dijadikan tempat berkumpul/parkiran sepeda motor
3. Jalan raya yang dijadikan arena balap liar dan tempat komunitas motor berkumpul
Sasaran khusus Ops Cipkon: begal, curanmor dan narkoba.
Rute patroli mobile: Jl. Pengadegan Barat, Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Timur, Jl. Ps Minggu Raya, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Komplek DPR, dan Jl. Duren Tiga Raya. Strong Point dilaksanakan di Jl. Duren Tiga Timur, Kel. Duren Tiga.
1. Memberikan himbauan kepada para remaja dan ojek online di Jl. Pengadegan agar waspada terhadap kejahatan jalanan dan tawuran, serta menghimbau remaja yang nongkrong agar segera pulang.
2. Memberikan himbauan kepada masyarakat umum agar waspada terhadap tindakan kejahatan jalanan dan tawuran, serta membubarkan kerumunan.
3. Melaksanakan razia dalam rangka mencegah kejahatan begal, curanmor dan narkoba di Jl. Rawajati Timur Raya. Hasilnya situasi aman dan kondusif.
4. Memberikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam perjalanan pulang guna mengantisipasi ancaman kejahatan jalanan.
Potensi kerawanan yang diwaspadai meliputi tawuran antar warga, kejahatan jalanan dan peredaran narkoba.
Polsek Pancoran menegaskan Ops Cipta Kondisi dan Patroli Mobile akan terus digelar secara rutin bersama 3 Pilar untuk menjaga kondusifitas wilayah.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polsek Tebet melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) guna mengantisipasi tindak kriminalitas, seperti begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (5/8/2026) dini hari.
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan personel pada pukul 01.00 WIB di halaman Polsek Tebet, Jalan Prof. Dr. Soepomo, Tebet Barat, yang dipimpin oleh Perwira Pengendali, Aiptu Suwarno selaku Panit Samapta. Dalam arahannya, Aiptu Suwarno menekankan pentingnya menjaga kekompakan, meningkatkan kewaspadaan, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya kepada para remaja yang masih berkumpul pada jam-jam rawan.
Usai apel, sebanyak 10 personel Polsek Tebet melaksanakan patroli mobile menyusuri sejumlah titik yang dinilai memiliki potensi kerawanan, di antaranya Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jalan MT. Haryono, Jalan Asem Baris Raya, kawasan Stasiun Tebet, Jalan Bukit Duri Tanjakan, Jalan Manggarai Utara, hingga Jalan Dr. Sahardjo. Selain patroli, petugas juga menggelar razia di Jalan Manggarai Utara II sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas.
Dari hasil kegiatan, petugas mengamankan satu unit kendaraan roda dua yang tidak menggunakan pelat nomor. Pengendara diberikan teguran dan imbauan agar segera melengkapi identitas kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, personel juga melakukan pemeriksaan serta memberikan imbauan kepada kelompok remaja yang masih berkumpul pada dini hari sebagai upaya pencegahan potensi tawuran dan tindak kriminalitas.
Melalui Operasi Cipta Kondisi ini, Polsek Tebet terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Hingga berakhirnya kegiatan, situasi di wilayah Kecamatan Tebet terpantau aman dan terkendali, sementara patroli preventif akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Jakarta Selatan, 4 Agustus 2026 – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Unit Patroli Samapta Polsek Metro Setiabudi melaksanakan kegiatan patroli jalan kaki pada Selasa (04/08/2026) mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.
Kegiatan patroli dipimpin oleh Kasubnit Patroli AKP Anang Ari dengan menyusuri kawasan ITC Kuningan hingga Mall Kuningan City, Jalan Prof. Dr. Satrio, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Patroli jalan kaki ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas), khususnya tindak kejahatan jalanan seperti begal, jambret, dan pepet rampas, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat perbelanjaan.
Selain melaksanakan patroli di kawasan Jalan Prof. Dr. Satrio, pada hari yang sama pukul 11.58 WIB, AKP Anang Ari juga melaksanakan patroli rutin di SMP Negeri 294 Jakarta yang berlokasi di Jalan Bek Murad, Kecamatan Setiabudi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan situasi keamanan di lingkungan sekolah tetap kondusif serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Hasil pemantauan menunjukkan situasi di sekitar sekolah dalam keadaan aman dan terkendali.
Selanjutnya, pada pukul 14.05 WIB, patroli dilanjutkan di kawasan Kedutaan Besar Malaysia yang berada di Jalan H.R. Rasuna Said, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Kehadiran personel kepolisian di objek vital tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keamanan lingkungan dan mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Berdasarkan hasil patroli, situasi di sekitar lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan patroli jalan kaki secara rutin di pusat perbelanjaan, lingkungan pendidikan, maupun objek vital, Polsek Metro Setiabudi terus berupaya meningkatkan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman, mencegah terjadinya tindak kriminalitas, serta mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.
Jakarta Selatan – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Kelurahan Setiabudi bersama unsur Tiga Pilar dan Aparatur Sipil Negara (ASN) melaksanakan kegiatan pemasangan umbul-umbul dan Bendera Merah Putih di lingkungan Kantor Kelurahan Setiabudi, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung di Kantor Kelurahan Setiabudi, Jalan Setiabudi Barat RT 03/RW 03, Kelurahan Setiabudi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Setiabudi, Aipda Elisman, yang bersama unsur Tiga Pilar dan ASN bergotong royong memasang umbul-umbul serta Bendera Merah Putih sebagai wujud semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Selain memperindah lingkungan perkantoran, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kebersamaan, persatuan, serta mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan dengan memasang atribut merah putih di lingkungan masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar diharapkan dapat terus mempererat sinergitas dengan pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang harmonis di wilayah hukum Polsek Metro Setiabudi.
Jakarta Selatan — Dalam rangka mempererat kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Ulujami, Aiptu Suroto, melaksanakan kegiatan sambang dan kunjungan kamtibmas di Pos Kamling RW.06, Jl. Ulujami Raya RT.003 RW.06, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026) malam.
Dalam kegiatan tersebut, AIPTU Suroto bertemu dengan Bapak Jariham Girsang beserta warga setempat untuk menyampaikan berbagai pesan dan imbauan kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan.
Beberapa pesan yang disampaikan antara lain mengajak warga untuk terus meningkatkan keamanan lingkungan, mengantisipasi potensi kebakaran seiring cuaca panas pada musim kemarau, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan 3C, yaitu pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain itu, masyarakat juga diimbau agar selalu menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan bermotor dan lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharganya. Warga juga diminta untuk meneruskan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat lainnya sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut menyosialisasikan layanan darurat Call Center 110 serta nomor pengaduan Kapolsek Pesanggrahan di 0813-8222-5050 yang dapat dihubungi melalui WhatsApp apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan informasi terkait gangguan kamtibmas.
Warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat dan berharap kegiatan sambang serta pemberian imbauan kamtibmas dapat terus dilakukan secara rutin sehingga masyarakat selalu mendapatkan informasi terkini terkait situasi keamanan di lingkungannya.
Polsek Pesanggrahan menegaskan bahwa setiap informasi yang disampaikan masyarakat terkait harkamtibmas akan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang berlaku sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Jakarta, 4 Agustus 2026 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan 372 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang bergabung bersama Taruna Akademi TNI untuk mendampingi siswa di 73 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia melalui Program Taruna Bhakti Tahun 2026. Kehadiran para taruna merupakan wujud dukungan Polri terhadap Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah sebagai upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan sejak dini.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., mengatakan keterlibatan Taruna Akpol merupakan implementasi nyata arahan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf yang saat melepas Program Taruna Bhakti pada 1 Agustus 2026 di Base Ops Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, menegaskan bahwa para taruna harus menjadi role model bagi siswa Sekolah Rakyat.
“Polri mendukung penuh Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun generasi Indonesia yang unggul. Sebagaimana arahan Bapak Menteri Sosial, Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI hadir bukan sekadar mendampingi kegiatan siswa, tetapi menjadi kakak asuh yang memberikan keteladanan dalam disiplin, kepemimpinan, integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian. Kami ingin anak-anak di Sekolah Rakyat memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh inspirasi untuk meraih cita-citanya,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo, Selasa (4/8).
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf sebelumnya menegaskan bahwa para taruna memahami kehidupan berasrama karena mereka sendiri telah menjalaninya. Pengalaman tersebut diharapkan dapat ditularkan kepada para siswa Sekolah Rakyat agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun kemandirian, serta membiasakan hidup disiplin. Menteri Sosial juga menekankan pentingnya menjadikan para taruna sebagai kakak pendamping yang penuh empati, sekaligus memastikan tidak ada praktik perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, maupun intoleransi selama proses pendampingan berlangsung.
Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Polri mengerahkan 372 Taruna Akpol yang ditempatkan di 73 Sekolah Rakyat pada 29 Subsatuan Taruna (Subsattar). Pelaksanaan kegiatan didukung oleh 110 personel pendamping (Paping) yang terdiri atas 23 Perwira Menengah (Pamen), 77 Perwira Pertama (Pama), dan 10 Bintara, sehingga total personel Polri yang terlibat mencapai 482 personel.
Program Taruna Bhakti dilaksanakan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yaitu masa orientasi bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, serta kehidupan berasrama. Selama lima hari pendampingan, Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI berperan sebagai mentor dan kakak asuh melalui berbagai kegiatan pembentukan karakter.
Kegiatan tersebut meliputi pengenalan tata tertib sekolah dan kehidupan asrama, pembiasaan bangun pagi dan manajemen waktu, penataan kamar, kerapian tempat tidur dan lemari, pembiasaan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pelatihan baris-berbaris, pembinaan kepemimpinan, kerja sama dan gotong royong, penguatan wawasan kebangsaan dan bela negara, kegiatan kepramukaan, pembinaan karakter dan kepribadian, penguatan nilai-nilai keagamaan, hingga pemberian motivasi agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Brigjen Pol. Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukatif, humanis, inklusif, dan ramah anak, sesuai dengan semangat Program Sekolah Rakyat.
“Yang dibangun dalam Program Taruna Bhakti bukan hanya kedisiplinan, tetapi juga karakter. Para Taruna Akpol hadir untuk menginspirasi, membimbing, dan mendampingi adik-adik di Sekolah Rakyat melalui keteladanan. Mereka berbagi pengalaman hidup berasrama, mengajarkan pentingnya tanggung jawab, kerja sama, kepedulian, serta menumbuhkan rasa percaya diri agar setiap anak memiliki keyakinan bahwa mereka mampu meraih masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Taruna Akpol dalam Program Taruna Bhakti juga menjadi bagian dari proses pembentukan calon perwira Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sejak masa pendidikan.
“Melalui pengabdian ini, Taruna Akpol belajar memahami kehidupan masyarakat sekaligus mengasah kepemimpinan, empati, komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan persoalan sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mereka sebagai calon pemimpin Polri yang Presisi, humanis, dan selalu hadir untuk masyarakat,” tutup Brigjen Pol. Trunoyudo.
Program Taruna Bhakti merupakan kolaborasi Kementerian Sosial RI, Akademi TNI, Akademi Kepolisian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung keberhasilan Program Sekolah Rakyat. Polri berharap kehadiran Taruna Akpol bersama Taruna Akademi TNI dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
JAKARTA – Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA & PPO) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, dan BP3MI Jawa Barat memulangkan tiga warga negara Indonesia berinisial NAR, SS, dan NKR yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Libya. Pemulangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada korban sekaligus memastikan proses penegakan hukum terhadap jaringan TPPO terus berjalan. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Aula Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (4/8/2026).
Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo menjelaskan ketiga korban diberangkatkan secara nonprosedural dan mengalami eksploitasi ekonomi. Setibanya di Indonesia, para korban langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan, asesmen psikologis, pendampingan hukum, serta ditempatkan sementara di rumah aman sebelum dipulangkan ke daerah asal. Polda Metro Jaya juga memastikan seluruh hak korban, termasuk pelindungan hukum dan pengajuan restitusi kepada pelaku, akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni R dan DY. Keduanya diduga berperan dalam perekrutan, penampungan, pemberangkatan, serta memperoleh keuntungan dari pengiriman korban secara nonprosedural ke Libya. Penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak lain maupun jaringan tindak pidana perdagangan orang yang diduga terlibat, baik di dalam maupun luar negeri.
Direktur Pengawasan, Pencegahan, dan Penindakan KP2MI Brigjen Pol. Guritno Wibowo mengapresiasi sinergi Polda Metro Jaya, Kementerian Luar Negeri, KBRI, BP3MI, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan serta pemulangan para korban.
“Kami memberikan jaminan agar para pekerja migran yang telah berada di Indonesia dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat dan berkumpul bersama keluarganya,” kata Brigjen Pol. Guritno.
Pada kesempatan konferensi pers tersebut, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno menegaskan komitmen Polda Metro Jaya untuk menuntaskan penanganan perkara sekaligus memastikan seluruh korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara menyeluruh.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri melalui jalur nonprosedural. Pastikan terlebih dahulu legalitas perusahaan penempatan, dokumen keberangkatan, serta mekanisme penempatan yang sesuai ketentuan. Kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah semakin banyak warga yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang,” tutup AKBP Onkoseno.