Lewati ke konten
nusantarametro.online • Cepat, Ringkas, Terverifikasi
nusantarametro.online
Kamis, 10 September 2026
Berita Terkini
Info Berita

Sinergitas 3 Pilar Gelar Operasi Cipta Kondisi di Pancoran, Antisipasi Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Jakarta Selatan — Sinergitas unsur tiga pilar kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di wilayah hukum Polsek Pancoran, Jakarta Selatan. Patroli gabungan digelar untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, tawuran, serta berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada jam-jam rawan.

 

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu malam, 9 September 2026, mulai pukul 23.00 WIB, dengan melibatkan personel gabungan dari Polsek Pancoran, Satpol PP, PPSU, dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

 

Patroli dipimpin oleh Pawas 2.0 IPTU Adhy Renjana P. Pieters, S.H., selaku Panit 2 Reskrim Polsek Pancoran. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atensi pimpinan untuk melaksanakan patroli mobile tiga pilar skala sedang dengan menyasar sejumlah titik yang menjadi lokasi kerumunan dan tempat masyarakat nongkrong di wilayah Pancoran.

 

“Sudah beberapa kali kita mendapatkan informasi dari masyarakat dan berhasil mencegah tawuran di wilayah kita. Selain tawuran, kejahatan 3C yaitu Curas, Curat dan Curanmor juga menjadi atensi pimpinan yang harus kita cegah,” tegas IPTU Adhy Renjana.

 

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan selama melaksanakan tugas, termasuk menerapkan sistem pengamanan bersama atau buddy system antaranggota.

 

“Mari sama-sama kita waspada dan saling menjaga. Jangan under estimate terhadap apapun,” lanjutnya.

 

Dalam Operasi Cipkon tersebut, petugas mengantisipasi sejumlah potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran serta tindak pidana 3C yang meliputi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

 

Selain itu, sasaran operasi juga meliputi antisipasi handak (bahan peledak), minuman keras, narkoba, serta pembubaran kerumunan masyarakat yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

 

Sebanyak 12 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari:

 

6 personel Polsek Pancoran;

1 personel Satpol PP;

2 personel PPSU; dan

3 personel FKDM.

Patroli mobile menyusuri sejumlah ruas jalan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian, yakni Jl. Pengadegan Timur, Jl. Rawajati Barat, Jl. TMPN Kalibata, Jl. Pasar Minggu Raya, dan Jl. Kalibata Timur.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan strong point dan patroli blue light. Salah satu lokasi yang menjadi titik stationer/strong point berada di Jl. Pengadegan Timur, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

 

Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas dan berkumpul hingga larut malam agar segera kembali ke rumah serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan.

 

Kapolsek Pancoran KOMPOL Suminto, S.H., menyampaikan apresiasi terhadap sinergitas yang terjalin antara unsur tiga pilar dalam menjaga keamanan wilayah.

 

“Operasi ini bukti kehadiran negara. Kami harap masyarakat juga aktif melaporkan jika melihat hal mencurigakan melalui Call Center 110,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan Operasi Cipta Kondisi tersebut, jajaran Polsek Pancoran bersama unsur terkait berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Pancoran.

nusantarametro.online
Redaksi nusantarametro.online

Berita Terkait