JAGA JAKARTA ON THE SPOT DI KELURAHAN MANGGARAI, KAPOLRES JAKSEL AJAK WARGA PERKUAT SINERGI CEGAH TAWURAN DAN GANGGUAN KAMTIBMAS

Jakarta Selatan – Dalam rangka mempererat komunikasi dengan masyarakat serta menyerap aspirasi warga terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan Jaga Jakarta On The Spot yang berlangsung di Pos RW 12 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6/2026) pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0504 Jakarta Selatan, Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Selatan, Kasi Propam, Kasi Humas, Camat Tebet, Lurah Manggarai, para Ketua RT/RW, tokoh masyarakat serta warga setempat.

Acara diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, dilanjutkan pembukaan serta pembacaan doa. Dalam sambutannya, perwakilan Ketua RT/RW menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Metro Jakarta Selatan beserta jajaran yang dinilai sebagai bentuk perhatian nyata Polri terhadap situasi kamtibmas di wilayah Manggarai.

Lurah Manggarai dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kejadian tawuran yang sempat terjadi di wilayahnya kini mulai berkurang. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak lengah terhadap potensi gangguan keamanan. Warga juga diimbau untuk segera melaporkan kepada aparat apabila melihat adanya indikasi tawuran atau gangguan kamtibmas lainnya.

Sementara itu, Camat Tebet mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja menjelang masa libur sekolah. Menurutnya, keterlibatan keluarga menjadi faktor utama dalam mencegah kenakalan remaja, termasuk tawuran. Ia juga mengapresiasi langkah-langkah pembinaan yang selama ini dilakukan Polsek Tebet bersama unsur tiga pilar dan perangkat wilayah terhadap para pelaku tawuran melalui pendekatan pembinaan dan sanksi sosial.

Dalam arahannya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan menegaskan bahwa penanganan tawuran dilakukan melalui dua pendekatan, yakni penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku serta pembinaan melalui sanksi sosial agar para pelaku tidak mengulangi perbuatannya. Namun demikian, upaya pencegahan tetap menjadi langkah yang paling utama.

Kapolres menjelaskan bahwa unsur tiga pilar bersama pengurus lingkungan dan masyarakat telah bersepakat untuk melibatkan para remaja dalam berbagai kegiatan positif seperti siskamling, patroli lingkungan, kerja bakti, kegiatan sosial kemasyarakatan dan kegiatan keagamaan guna membangun rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Terkait situasi keamanan di Jakarta Selatan, Kapolres menyampaikan bahwa kondisi wilayah secara umum relatif aman dan kondusif. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan dengan tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, menyimpan barang berharga dengan aman, memastikan rumah dalam keadaan terkunci, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan serta mendukung pemasangan CCTV pada titik-titik strategis guna membantu pengawasan dan penegakan hukum.

Kapolres juga mengajak seluruh orang tua untuk lebih aktif membimbing dan mengarahkan anak-anak ke kegiatan yang positif dan produktif, terutama menjelang masa libur sekolah agar terhindar dari pergaulan negatif maupun aksi tawuran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, Kapolres Metro Jakarta Selatan menyerahkan secara simbolis sarana penunjang kamtibmas berupa senter dan borgol ties kepada petugas siskamling. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pengamanan lingkungan serta membantu petugas dalam mengamankan pelaku yang tertangkap tangan sebelum diserahkan kepada pihak Kepolisian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif bersama warga. Dalam kesempatan tersebut, LMK RW 12 Kelurahan Manggarai menanyakan terkait bentuk sanksi terhadap pelaku tawuran. Kapolres menjelaskan bahwa selain proses hukum, pelaku juga diberikan pembinaan melalui kegiatan sosial kemasyarakatan, kerja bakti, kegiatan keagamaan serta pengawasan bersama oleh orang tua dan perangkat wilayah.

Pada sesi tanya jawab lainnya, Ketua RT 06 RW 12 Kelurahan Manggarai menyampaikan harapan agar patroli Kepolisian semakin ditingkatkan mengingat masih adanya dugaan aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut serta mengusulkan pembangunan permanen Pos Pantau Taman Tuyul. Menanggapi hal itu, Kapolres menegaskan bahwa jajaran Kepolisian akan terus meningkatkan patroli khususnya pada jam-jam rawan dan mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap informasi terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkoba melalui Call Center 110 atau kepada petugas Kepolisian terdekat.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada warga, foto bersama serta ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif.

Melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot, Polres Metro Jakarta Selatan terus memperkuat sinergi antara Kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh warga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *