Kategori: Uncategorized

  • Haidar Alwi: Operasi Ketupat 2026 Bukti Nyata Presisi Kapolri, 85,3% Pemudik Puas

    Jakarta – Sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berdasarkan survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia. Capaian ini dipandang bukan sekadar statistik tahunan, melainkan gambaran nyata pengalaman publik dalam menghadapi salah satu mobilitas terbesar di dunia.

    Dalam skala pergerakan jutaan orang lintas wilayah dalam waktu singkat, tingkat kepuasan tersebut menjadi indikator konkret bahwa sistem pengamanan dan pelayanan berjalan efektif. Keberhasilan ini dinilai lahir dari pendekatan terukur, terintegrasi, serta berbasis sistem yang kuat.

    Mudik Lebaran selama ini dikenal bukan hanya tradisi sosial, tetapi fenomena nasional dengan kompleksitas tinggi. Lonjakan kendaraan, kepadatan jalur utama, potensi kecelakaan, hingga gangguan distribusi logistik menjadikan momentum ini sebagai ujian kapasitas negara. Dalam situasi tersebut, kegagalan pengelolaan bukan hanya berdampak pada kemacetan, tetapi berpotensi memicu gangguan stabilitas yang lebih luas. Karena itu, kelancaran dan keamanan mudik dipandang sebagai indikator kemampuan negara mengelola tekanan publik secara langsung.

    Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute sekaligus Dewan Pembina Ikatan Alumni Ikatan Alumni ITB, Haidar Alwi, menilai kepuasan publik pada momentum mudik tidak dapat dilihat sekadar sebagai ukuran pelayanan, tetapi refleksi kualitas sistem negara dalam mengelola mobilitas sosial berskala besar.

    “Dalam sistem modern, pergerakan manusia dalam jumlah besar adalah ujian kapasitas negara yang paling nyata. Ketika mobilitas dapat dikelola secara aman, lancar, dan terkendali, itu menunjukkan adanya integrasi antara kebijakan, data, dan eksekusi di lapangan. Kepuasan publik dalam konteks ini bukan sekadar persepsi, tetapi cerminan dari sistem yang bekerja secara utuh,” tegas Haidar Alwi.

    Ia menekankan, tanpa memahami mudik sebagai sistem kompleks, angka kepuasan 85,3 persen mudah dianggap sebagai capaian biasa. Padahal di baliknya terdapat struktur pelayanan terintegrasi yang mencakup pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga kehadiran negara di titik-titik krusial perjalanan masyarakat.

    Survei tersebut juga menampilkan indikator turunan yang memperkuat kualitas pelayanan di lapangan. Sebanyak 84 persen pemudik puas terhadap posko pelayanan kepolisian yang berfungsi sebagai pusat informasi, pengamanan, sekaligus ruang istirahat masyarakat. Selain itu, 77,6 persen responden menyatakan puas terhadap rekayasa lalu lintas seperti sistem one way dan contraflow yang diterapkan secara dinamis untuk mengurai kepadatan kendaraan.

    Di sisi lain, 81,7 persen responden menyatakan puas terhadap ketersediaan bahan bakar, menunjukkan koordinasi lintas sektor berjalan efektif selama periode mudik. Data ini menegaskan keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil kerja sistem pelayanan yang saling terhubung dan berjalan simultan.

    “Pelayanan publik yang efektif tidak ditentukan oleh seberapa banyak kebijakan dibuat, tetapi oleh seberapa tepat kebijakan tersebut menjawab kebutuhan masyarakat. Ketika sistem mampu menerjemahkan kompleksitas menjadi solusi, di situlah kepercayaan publik mulai terbentuk secara rasional,” jelas Haidar Alwi.

    Keberhasilan ini juga dinilai tidak terlepas dari arah kebijakan Kapolri Listyo Sigit Prabowo melalui konsep Presisi yang menekankan pendekatan prediktif, responsibilitas, serta transparansi berkeadilan. Dalam kerangka tersebut, kepolisian tidak hanya bergerak reaktif, tetapi mengedepankan kemampuan membaca potensi risiko sebelum berkembang menjadi masalah.

    Dengan demikian, Operasi Ketupat 2026 dinilai tidak lagi sekadar operasi rutin tahunan, melainkan model pelayanan publik yang menunjukkan kemampuan institusi negara bekerja secara terukur, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

  • 85,3% Pemudik Puas, Burhanuddin Muhtadi Tegaskan Tingginya Kepuasan Mudik Lebaran 2026

    Jakarta – Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 berada pada level sangat tinggi. Sebanyak 85,3 persen pemudik menyatakan puas terhadap pelayanan mudik tahun ini.

    Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Prof. Burhanuddin Muhtadi, M.A., Ph.D., menjelaskan bahwa secara umum tingkat kepuasan masyarakat baik yang mudik maupun tidak melaksanakan mudik mencapai 80,8 persen, dengan peningkatan signifikan pada kelompok pemudik.

    “Ini menunjukkan penyelenggaraan mudik Lebaran 2026 berjalan sangat baik dan mendapat apresiasi luas dari masyarakat,” ujarnya dalam paparan hasil survei, Selasa (7/4/2026).

    Survei tersebut dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 29 Maret hingga 4 April 2026 terhadap 1.200 responden menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

    Dari rincian survei, kategori “sangat puas” tercatat sebesar 10,8 persen (umum) dan 15,3 persen (pemudik), sementara “cukup puas” mendominasi dengan 70,0 persen pada kedua kategori. Adapun tingkat ketidakpuasan relatif rendah, yakni 7,1 persen (umum) dan 9,5 persen (pemudik), serta yang menyatakan tidak puas sama sekali berada di bawah 2 persen.

    Hasil ini juga menunjukkan konsistensi kinerja dibanding tahun sebelumnya, di mana tingkat kepuasan publik pada 2026 tercatat hampir identik dengan 2025, baik pada kategori sangat puas maupun cukup puas.

    Menanggapi hasil tersebut, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas tingginya tingkat kepuasan masyarakat. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh stakeholder dalam penyelenggaraan Operasi Ketupat 2026.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, kementerian/lembaga, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya yang telah berkolaborasi dengan baik sehingga mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan berkeselamatan,” ujarnya.

    Secara khusus, Kakorlantas juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo atas kepemimpinan, petunjuk, dan arahan strategis, serta keterlibatan langsung di lapangan dalam memastikan pengamanan mudik berjalan optimal.

    “Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolri atas arahan, dukungan penuh, dan kehadiran langsung di lapangan yang menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

    Capaian ini menjadi indikator kuat keberhasilan kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan lancar, sekaligus mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan Polri yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

  • Patroli Dialogis Samapta Polsek Tebet, Tingkatkan Kewaspadaan Warga Cegah 3C

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis di wilayah Jl. Rasamala Raya, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/4/2026) pukul 09.40 WIB hingga selesai.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana dengan menyasar warga sekitar guna mengantisipasi potensi tindak kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) yang cenderung meningkat.

    Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Warga juga diingatkan untuk selalu menjaga keamanan pribadi maupun barang berharga guna mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

    Selain itu, petugas turut mensosialisasikan layanan kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan polisi secara cepat.

    Melalui kegiatan patroli dialogis ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat serta terciptanya situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.

  • Polsek Tebet Gencarkan Strong Point Sore Hari, Antisipasi Tawuran Remaja di Sejumlah Titik Rawan

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, personel Polsek Tebet melaksanakan kegiatan strong point sekaligus patroli pencegahan tawuran remaja di wilayah hukum Tebet, Selasa (7/4/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.

    Kegiatan ini difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran, di antaranya Jl. Manggarai Utara II Kelurahan Manggarai, Jl. Bukit Duri Barat Kelurahan Bukit Duri, serta Jl. Dr. Saharjo Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

    Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Aiptu Yoyo Waluyo, Robby Sandra Putra, dan Briptu Ari Setyadi S. Mereka secara aktif melakukan pemantauan situasi wilayah serta menyambangi warga dan para remaja yang masih berkumpul di lokasi-lokasi tertentu.

    Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat dan para remaja agar tidak terlibat dalam aksi tawuran serta turut berperan menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam rawan di sore hingga malam hari.

    Dengan adanya kegiatan strong point ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat meresahkan warga. Polsek Tebet juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan segera melaporkan apabila ditemukan potensi gangguan keamanan di lingkungannya.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Mediasi Sengketa Hak Asuh Anak Warga Kramat Pela

    Jakarta Selatan — Perselisihan terkait hak asuh anak yang terjadi di wilayah Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian Polsek Metro Kebayoran Baru pada Senin (6/4/2026).

    Kejadian bermula di Jalan Rambai RT 02 RW 02, Kelurahan Kramat Pela, ketika dua pihak yang merupakan pasangan suami istri terlibat sengketa perebutan hak asuh anak. Upaya penyelesaian secara kekeluargaan di lingkungan setempat tidak membuahkan hasil, sehingga permasalahan tersebut kemudian dibawa ke Polsek Metro Kebayoran Baru.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Pela, Aiptu Suratin, lebih dulu melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan situasi tetap kondusif. Selanjutnya, proses mediasi dilaksanakan di Polsek Metro Kebayoran Baru dan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim.

    Melalui proses mediasi tersebut, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan sementara. Pihak perempuan (ibu) akan membawa anaknya mulai Selasa (7/4/2026) hingga tanggal 15 April 2026. Setelah itu, anak tersebut akan kembali diasuh oleh pihak suami hingga adanya keputusan resmi dari pengadilan terkait hak asuh.

    Pihak kepolisian mengimbau kedua belah pihak untuk tetap menjaga komunikasi yang baik serta mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan anak selama proses hukum berlangsung.

    Dengan adanya mediasi ini, situasi yang sempat memanas berhasil diredam, dan diharapkan kedua pihak dapat menghormati kesepakatan yang telah dibuat sambil menunggu putusan hukum yang berkekuatan tetap.

  • Tingkatkan Kewaspadaan, Unit Samapta Polsek Pancoran Gelar Patroli Dialogis di Duren Tiga Selatan

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah dan mengantisipasi tindak kriminalitas, Unit 1 Samapta Polsek Pancoran melaksanakan kegiatan patroli dialogis dan sambang warga di Jalan Duren Tiga Selatan, Kelurahan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Selasa sore (07/04/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 16.15 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Unit 1 Samapta, yakni Aiptu Jamari (Ps. 1 Samapta) dan Brigadir Arif Setiadi (Patko 4054). Patroli ini menyasar area pemukiman warga guna memberikan rasa aman serta menjalin komunikasi langsung dengan tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan tersebut, petugas menyambangi Ketua RT 015 RW 05, Bapak Wahyu. Aiptu Jamari menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) dan mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

    “Kami menghimbau warga untuk selalu waspada dan melakukan pengawasan ekstra, terutama menjelang jam-jam rawan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor (3C),” ujar Aiptu Jamari di lokasi.

    Selain memberikan himbauan, petugas juga mensosialisasikan layanan darurat *Call Center 110*. Warga diminta untuk tidak ragu melaporkan kejadian sekecil apa pun yang mencurigakan atau membutuhkan kehadiran polisi di lapangan melalui layanan bebas pulsa tersebut.

    “Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian adalah kunci utama keamanan. Jika ada hal yang mencurigakan, segera lapor agar bisa kami tindak lanjuti dengan cepat,” tambahnya.

    Patroli rutin seperti ini akan terus ditingkatkan oleh Polsek Pancoran sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

  • TEAM PATROLI PERINTIS PRESISI POLRES METRO JAKARTA SELATAN INTENSIFKAN PATROLI MALAM HARI, ANTISIPASI TAWURAN DAN KEJAHATAN JALANAN

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Team Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan patroli malam hingga dini hari pada Senin (6/4/2026) hingga Selasa (7/4/2026), mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.30 WIB.

    Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sugiyono dengan kekuatan sebanyak 6 personel serta didukung 4 unit kendaraan roda dua (KR2). Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi potensi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Dalam pelaksanaannya, tim menyisir sejumlah titik rawan dengan melakukan patroli mobile, strong point, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.

    Pada pukul 22.00 WIB, Tim 3P bergabung dengan unit Polsek Tebet melaksanakan strong point di Jalan Saharjo guna mengantisipasi tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya, dengan situasi terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian menonjol.

    Selanjutnya pada pukul 23.00 WIB, tim memberikan imbauan kepada warga RW 10 di Jalan Manggarai Selatan I terkait antisipasi kejahatan 3C (curas, curat, curanmor), tawuran, dan gangguan kamtibmas lainnya. Kegiatan berjalan aman dan kondusif.

    Patroli berlanjut pada pukul 23.20 WIB dengan pelaksanaan strong point di Jalan Manggarai Utara I untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, yang juga berjalan dalam situasi aman.

    Memasuki pukul 00.00 WIB, Tim 3P mengikuti apel 3 Pilar di Pos Pantau Tuyul yang dipimpin oleh PAWAS Tebet IPDA Edi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan situasi tetap terkendali.

    Pada pukul 02.00 WIB, tim kembali bergabung dengan Polsek Tebet melaksanakan kegiatan “solo bandung” di Pos Pantau Tuyul dalam rangka mengantisipasi tawuran serta gangguan kamtibmas lainnya, dengan hasil situasi tetap aman.

    Selanjutnya, patroli dilanjutkan dengan strong point di beberapa lokasi rawan, antara lain Jalan Kalibata Timur I (02.20 WIB), Jalan Buncit Raya (02.40 WIB), TL Republika Pejaten Village (03.15 WIB), Jalan Kemang Timur (03.25 WIB), Jalan Kemang Selatan (03.45 WIB), hingga Jalan Pangeran Antasari pada pukul 04.20 WIB. Seluruh kegiatan difokuskan pada pencegahan kejahatan 3C, balap liar, tawuran, serta gangguan kamtibmas lainnya.

    Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan dengan aman dan kondusif, tanpa ditemukan kejadian menonjol di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kegiatan diakhiri pada pukul 04.30 WIB dengan kembalinya Tim 3P ke Mako Polres Metro Jakarta Selatan.

    Melalui kegiatan patroli rutin ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Selatan tetap terjaga aman, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam beraktivitas, khususnya pada malam hingga dini hari.

  • Polri Tegaskan Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol 2026 Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis

    Jakarta – Polri menegaskan komitmen pelaksanaan rekrutmen Taruna-Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta memastikan seleksi hanya melalui satu jalur reguler. Penegasan ini disampaikan dalam Press Release Penerimaan Taruna/i Akpol TA 2026 di Mabes Polri, Senin (6/4).

    Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol. Anwar menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara konsisten berlandaskan prinsip BETAH yang telah diatur dalam regulasi dan keputusan penyelenggaraan rekrutmen Polri.

    “Seleksi penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 menggunakan prinsip BETAH. Artinya proses dilakukan objektif, jujur, terbuka, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

    Ia menjelaskan, transparansi menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen Polri.
    “Setiap tahapan seleksi terbuka dan diawasi internal maupun eksternal. Kami ingin memastikan seluruh proses dapat dilihat, diawasi, dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.

    Ia menegaskan kembali bahwa rekrutmen Taruna Akpol tahun ini hanya menggunakan satu jalur tanpa adanya kuota khusus maupun jalur tambahan.
    “Penerimaan Taruna-Taruni Akpol 2026 hanya melalui jalur reguler. Tidak ada jalur khusus atau titipan. Siapa yang memiliki nilai terbaik sesuai hasil seleksi, itulah yang akan lulus,” tegasnya.

    Hingga saat ini, data sementara menunjukkan animo masyarakat yang tinggi terhadap rekrutmen Taruna Akpol. Tercatat 7.988 orang mendaftar, dengan 5.432 peserta telah terverifikasi dan 2.556 masih dalam proses verifikasi.

    Menurutnya, rekrutmen ini merupakan investasi strategis Polri dalam menyiapkan pimpinan masa depan.
    “Taruna Akpol dipersiapkan menjadi calon pemimpin Polri ke depan yang adaptif, komunikatif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan tugas di masa mendatang,” jelasnya.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan bahwa penguatan pengawasan publik menjadi bagian penting dalam menjaga integritas proses seleksi.
    “Kanal pengaduan melalui hotline dan QR Code akan terus disosialisasikan agar masyarakat mudah mengakses dan berperan aktif dalam pengawasan,” ungkapnya.

    Kadiv Humas Polri juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga proses rekrutmen tetap bersih dan transparan.
    “Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai prinsip BETAH,” tambahnya.

    Polri berharap seluruh rangkaian seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026 berjalan lancar, transparan, dan mampu menghasilkan calon perwira terbaik sebagai investasi SDM jangka panjang bagi institusi.

  • NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika “The Doctor” di Malaysia, Segera Dipulangkan ke Indonesia

    Jakarta – Tim Set NCB Interpol Divhubinter Polri berhasil menangkap buronan kasus tindak pidana narkotika berinisial AFT di wilayah Penang, Malaysia, pada Minggu (5/4/2026) pukul 13.44 waktu setempat. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama intensif antara Polri dan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM).

    AFT yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri diketahui melarikan diri ke Malaysia setelah terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas negara. Ia sempat lolos dari upaya penangkapan di Kuala Lumpur sebelum akhirnya berhasil diamankan di Penang.

    Ses NCB Interpol Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama internasional yang berjalan efektif antara aparat penegak hukum kedua negara.

    “Penangkapan terhadap DPO berinisial AFT merupakan hasil kerja sama yang solid antara NCB Interpol Polri dengan Special Branch PDRM. Kami telah melakukan pemantauan dan operasi pencarian sejak awal Maret 2026 hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan di Penang,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk memburu para pelaku kejahatan lintas negara, khususnya yang melarikan diri ke luar negeri, melalui jalur kerja sama internasional.

    Kasus ini merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan narkotika yang sebelumnya menjerat sejumlah tersangka, termasuk E alias Koko E. Dalam penyidikan, AFT yang dikenal dengan julukan “The Doctor” diduga berperan sebagai distributor utama yang memasok berbagai jenis narkotika ke Indonesia.

    Dari hasil pendalaman, AFT diketahui memasok narkotika jenis sabu, serta cartridge vape yang mengandung zat etomidate dengan berbagai merek. Modus operandi yang digunakan antara lain melalui jalur darat, laut, dan pengiriman kargo, termasuk menyembunyikan sabu di dalam boneka yang dikemas dalam kotak kado.

    Saat ini, proses pemulangan tersangka ke Indonesia tengah dipersiapkan. Rencananya, AFT akan dipulangkan pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat dari Penang, Malaysia.

    “Setelah proses administrasi selesai, yang bersangkutan akan segera dipulangkan ke Indonesia untuk menjalani proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Dittipid Narkoba Bareskrim Polri,” tutup Untung.

    AFT dijerat dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, di antaranya Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2), serta Pasal 132 ayat (1), terkait peredaran, kepemilikan, dan keterlibatan dalam jaringan sindikat narkotika.

  • Bhabinkamtibmas Menteng Dalam Sambangi SPBU Kasablanka, Perkuat Himbauan Kamtibmas kepada Warga

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Dalam Aiptu Evin Susanto melaksanakan kegiatan sambang dan patroli dialogis di SPBU Pertamina Jl. Kasablanka RT 09 RW 011, Kelurahan Menteng Dalam, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Senin (6/4/2026) pukul 10.55 WIB.

    Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Evin Susanto menyambangi Bapak Sukirman serta warga sekitar untuk menyampaikan berbagai himbauan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu menjaga keamanan lingkungan, tertib dalam beraktivitas, serta meningkatkan kepedulian terhadap situasi kamtibmas di sekitarnya.

    Selain itu, disampaikan pula sosialisasi antisipasi tindak kejahatan 3C (curas, curat, dan curanmor), termasuk himbauan kepada pengendara sepeda motor untuk menggunakan kunci ganda guna mencegah pencurian. Kepada warga yang memiliki anak, khususnya remaja, diingatkan agar memastikan sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB sebagai langkah pencegahan kenakalan remaja.

    Tak lupa, Bhabinkamtibmas juga mensosialisasikan layanan Kepolisian Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif selama 24 jam, serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada Bhabinkamtibmas setempat apabila terdapat permasalahan terkait kamtibmas.

    Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran pihak Kepolisian Polsek Tebet yang rutin melakukan sambang, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar.