Kategori: Uncategorized

  • Kapolsek Metro Setiabudi Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama Kelurahan Karet

    Jakarta Selatan, 15 April 2026 — Dalam upaya memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh masyarakat demi menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Setiabudi, Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Riyanto, SH. SIK. MA, didampingi oleh Aiptu Triyatno selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet, melaksanakan silaturahmi dengan tokoh agama di wilayah Kelurahan Karet.

    Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Rabu, 15 April 2026, pukul 13.30 WIB berlokasi di Jl Karet Belakang Selatan RT. 02 RW. 04 Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas berkunjung ke kediaman Ustad Drs. H Abdul Somad, yang saat ini menjabat sebagai Ketua MUI Kecamatan Setiabudi sekaligus Rois Syuriah NU Kecamatan Setiabudi.

    Dalam pertemuan tersebut, AKBP Riyanto menyampaikan pentingnya peran serta tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia meminta agar semua pihak bersama-sama membantu menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

    Ustad Abdul Somad mengapresiasi kunjungan Kapolsek Metro Setiabudi beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan polisi dan turut memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

    Melalui silaturahmi ini, Kapolsek berharap komunikasi antara kepolisian dan para tokoh agama dapat terus berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kecamatan Setiabudi.

  • Respons Cepat Layanan 110, Polisi Amankan Pelaku Penjual Obat Terlarang Berkedok Toko Ikan Hias

    Jakarta — Respons cepat laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 kembali membuahkan hasil. Jajaran Polsek Metro Gambir bergerak sigap menindaklanjuti aduan warga terkait dugaan penjualan obat-obatan terlarang yang berkedok toko ikan hias di kawasan Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

    Laporan tersebut pertama kali diterima operator 110 Polres Metro Jakarta Pusat sekitar pukul 16.03 WIB, kemudian langsung diteruskan ke Polsek Metro Gambir. Tak berselang lama, tim Reskrim yang dipimpin Ipda Bambang Nugroho. bersama dua personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

    Dari hasil penindakan di lokasi, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial JH (22), yang diduga menjual obat keras daftar G secara ilegal dengan modus usaha toko ikan cupang. Selain pelaku, polisi juga menyita ratusan butir obat-obatan terlarang berbagai jenis, di antaranya tramadol, trihexyphenidyl, dan eximer, dengan total mencapai 592 butir.

    Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta kecepatan respons layanan kepolisian.

    “Layanan 110 hadir untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat. Ini bukti bahwa ketika masyarakat peduli dan melapor, polisi hadir memberikan solusi,” Kombes Reynold.

    Kombes Reynold E.P. Hutagalung  mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan atau tindak pidana melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.

    Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Metro Gambir untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam peredaran obat-obatan ilegal tersebut.

  • 11 Ribu Peserta Siap Meriahkan Kemala Run 2026 di Bali

    Bali – Kemala Run 2026 siap digelar Hari Minggu (19/04) sebagai ajang lari berskala nasional dengan total pendaftar mencapai 11.000 peserta per 13 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat serta melibatkan pelari dari berbagai kalangan, mulai dari profesional hingga komunitas, termasuk unsur TNI-Polri.

    Kemala Run 2026 mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Half Marathon, 10K, dan 5K. Meliputi kategori nasional berdasarkan kelompok usia, kategori open, hingga kategori khusus.

    Selain jumlah peserta yang besar, penyelenggaraan tahun ini menjadikan Kemala Run sebagai salah satu event lari dengan total hadiah terbesar di Indonesia. Besaran hadiah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik sekaligus kualitas kompetisi.

    Seluruh rangkaian lomba akan dimulai dan berakhir di Jalan Ida Bagus Mantra, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan rute yang melintasi sejumlah kawasan strategis seperti Pantai Saba dan Pantai Purnama. Rute ini dirancang tidak hanya untuk mendukung aspek kompetitif, tetapi juga memberikan pengalaman berlari dengan latar keindahan alam Bali.

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga menyiapkan area race village yang berlokasi di kawasan Pantai Purnama dengan berbagai fasilitas seperti media center, area start dan finish, panggung media, serta zona UMKM. Alur pergerakan peserta telah diatur secara sistematis mulai dari area parkir menuju garis start hingga ke area pemulihan setelah mencapai garis finish.

    Dalam mendukung partisipasi yang lebih luas, panitia menyediakan skema pendaftaran community package bagi kelompok dengan jumlah minimal 50 peserta, sehingga komunitas dapat mengikuti berbagai kategori lomba dengan biaya yang lebih terjangkau.

    Karopenmas Divhumas Polri Brigjen. Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Kemala Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya membangun kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan positif.

    “Kemala Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan energi positif, memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta mendorong gaya hidup sehat secara luas,” ujarnya.

    Dengan tingginya minat peserta serta dukungan berbagai pihak, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat daya tarik Bali sebagai destinasi sport tourism di Indonesia.

  • Patroli Skala Besar Tim 3P Polres Metro Jakarta Selatan Sukses Cegah Tawuran, Balap Liar, dan Kejahatan Jalanan di Sejumlah Titik Rawan

    Jakarta Selatan  – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan melaksanakan patroli skala besar dalam rangka mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta mencegah kejahatan jalanan di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan, pada Rabu malam, 15 April 2026 hingga Kamis dini hari, 16 April 2026, mulai pukul 19.00 WIB sampai 05.00 WIB. Kegiatan patroli dipimpin oleh Aipda Handriyadi dengan kekuatan sembilan personel serta didukung lima unit kendaraan roda dua (KR2).

    Patroli diawali pada pukul 19.00 WIB dengan pelaksanaan strong point di kawasan Taman Tuyul Manggarai. Dalam kegiatan tersebut, Tim 3P bergabung bersama Unit Patroli Polsek Tebet dan Satpol PP guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca tawuran warga. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

    Selanjutnya pada pukul 22.45 WIB, Tim 3P bersama Unit Patroli Polsek Tebet merespons laporan masyarakat terkait adanya tawuran antar remaja di kawasan Pangkalan Bambu, Jalan Manggarai Utara II. Saat petugas tiba di lokasi, kelompok remaja yang terlibat tawuran telah membubarkan diri setelah bentrokan berlangsung sekitar lima menit. Petugas kemudian berkoordinasi dengan warga setempat guna mengantisipasi kemungkinan tawuran susulan.

    Memasuki dini hari, patroli dilanjutkan dengan serangkaian strong point di sejumlah titik rawan, antara lain Jalan Rawajati Timur Pancoran pukul 01.00 WIB, kawasan Duren Tiga Pasar Minggu pukul 01.30 WIB, Jalan Raya Pasar Minggu pukul 02.15 WIB, Jalan Jati Padang pukul 02.45 WIB, depan pintu utama Margasatwa Ragunan pukul 03.10 WIB, Jalan Kampung Sawah Kolong Tol Andara Cilandak pukul 04.20 WIB, serta Jalan Raya Fatmawati Pondok Labu pukul 04.45 WIB. Seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.

    Selain patroli stasioner, Tim 3P juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah remaja yang dicurigai. Pada pukul 01.50 WIB, petugas menghentikan empat remaja berboncengan satu sepeda motor di Jalan Sasak Pasar Minggu. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan barang berbahaya, dan para remaja diberikan imbauan untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Hal serupa dilakukan kembali pada pukul 03.50 WIB di Jalan TB Simatupang Pasar Minggu terhadap tiga remaja berboncengan sepeda motor, dengan hasil pemeriksaan nihil barang mencurigakan.

    Rangkaian patroli berakhir pada pukul 05.00 WIB saat Tim 3P kembali ke Markas Komando Polres Metro Jakarta Selatan. Secara keseluruhan, kegiatan patroli berlangsung lancar, situasi wilayah tetap aman dan terkendali, serta kehadiran polisi di lapangan dinilai efektif dalam menjaga stabilitas keamanan masyarakat sepanjang malam hingga dini hari.

  • Patroli Dialogis Personel Samapta Polsek Tebet Sambangi Security Pasar, Antisipasi Pencurian dan Gangguan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Personel Unit Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi petugas keamanan di kawasan Pasar Tebet Barat, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, pada Rabu (15/4/2026) pukul 11.45 WIB.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Brigpol Aditia sebagai bagian dari upaya preventif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor), khususnya di area pasar yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

    Dalam kesempatan tersebut, petugas melakukan dialog dengan security pasar serta menyampaikan himbauan kamtibmas agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian dan tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    Selain itu, Brigpol Aditia juga mensosialisasikan layanan Call Center Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat untuk meminta bantuan atau kehadiran polisi apabila terjadi gangguan kamtibmas.

    Kegiatan patroli dialogis ini berlangsung dengan aman dan lancar, serta situasi di wilayah Pasar Tebet Barat terpantau dalam keadaan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri dan petugas keamanan lingkungan semakin kuat dalam menjaga keamanan di wilayah Tebet.

  • Patroli Dialogis Personel Samapta Polsek Tebet Sambangi Perbankan, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Personel Unit Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi area perbankan di wilayah Tebet Barat, pada Selasa (14/4/2026) pukul 11.00 WIB.

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Suwarno dan Brigpol Aditia di kawasan Bank BNI KCP Tebet Barat, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet. Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan dialog dengan petugas keamanan (security) setempat, memberikan himbauan kamtibmas agar tetap waspada serta tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    Selain itu, personel turut mensosialisasikan layanan Call Center Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat apabila membutuhkan kehadiran atau bantuan polisi.

    Kegiatan patroli dialogis ini berjalan dengan aman dan lancar, serta situasi di lokasi terpantau dalam keadaan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Polri dan pihak keamanan lingkungan semakin kuat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Tebet.

  • Bhabinkamtibmas Tebet Timur Sambangi Ketua RT dan Warga, Perkuat Sinergi Antisipasi Kamtibmas

    Jakarta Selatan – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tebet Timur, Aiptu Tamam, melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan Ketua RT, warga, serta petugas keamanan lingkungan di wilayah Jl. Tebet Timur Dalam II F RT 02/03, Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, pada Rabu (15/4/2026) pukul 10.30 WIB.

    Kegiatan sambang tersebut dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat komunikasi dan sinergi dalam menjaga lingkungan yang aman dan nyaman. Dalam kesempatan itu, Aiptu Tamam menyampaikan sejumlah himbauan kamtibmas kepada warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

    Selain itu, warga juga diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, Bhabinkamtibmas turut memberikan informasi terkait layanan Call Center Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis serta nomor handphone pribadi Bhabinkamtibmas guna memudahkan komunikasi.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Tebet Timur.

  • Ditpolairud Polda Metro Jaya Salurkan Bantuan Kursi Roda kepada Warga Pesisir di Muara Angke

    Jakarta – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dengan menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga pesisir di kawasan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (15/4/2026).

    Kegiatan yang berlangsung di kediaman Ibu Wahsiah, RT 001/022 Kelurahan Pluit ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa, didampingi para pejabat utama Ditpolairud serta Bhabinkamtibmas pesisir jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan tersebut, bantuan kursi roda dan tali asih diberikan kepada Ibu Wahsiah (59), yang diketahui menderita stroke menahun. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas serta meringankan beban yang bersangkutan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

    Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga pesisir yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

    “Bakti kesehatan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, dapat merasakan pelayanan dan kepedulian, terutama bagi yang membutuhkan bantuan alat kesehatan,” ujar Kombes Pol. Mustofa.

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perangkat wilayah setempat yang memberikan apresiasi atas kepedulian jajaran Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam membantu warga pesisir.

  • Wakapolri Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan SDM pada Rakernis Humas Polri 2026

    Jakarta – Wakapolri Komjen. Pol Dedi Prasetyo memberikan pengarahan strategis kepada jajaran dalam kegiatan Rakernis Humas Polri 2026 di Jakarta (15/04). Dalam arahannya, Wakapolri mengapresiasi peningkatan kualitas strategi manajemen media yang dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. “Humas adalah suara dan telinga institusi. Peran ini menempatkan Humas di garis depan sekaligus garis terakhir dalam menjaga marwah Polri,” tegas Komjen. Pol Dedi Prasetyo.

    Lebih dari sekadar juru bicara, Wakapolri menyampaikan bahwa Humas Polri merupakan komunikator strategi yang harus dapat mengelola persepsi publik terutama dalam membangun kepercayaan publik. “Humas bukan sekadar juru bicara, tetapi strategic communication hub yang mengelola persepsi publik, membangun kepercayaan, serta melawan disinformasi untuk mendukung legitimasi institusional,” tegas Wakapolri.

    Wakapolri menekankan bahwa Divhumas harus mampu bertransformasi melalui pendekatan intelligence-led communication, dengan mengoptimalkan sistem berbasis big data dan artificial intelligence seperti monitoring real-time, analisis cerdas, hingga respons cepat terhadap isu. Ia juga menegaskan pentingnya penggunaan framework komunikasi berbasis akurasi, relevansi, hingga tujuan yang jelas dalam setiap produksi konten.

    Selain itu, ia menyoroti pentingnya internalisasi fungsi kehumasan di seluruh lini organisasi Polri. Mengacu pada Perkap Nomor 6 Tahun 2023, fungsi kehumasan tidak hanya diemban oleh personel Humas, tetapi seluruh anggota Polri. “Di tengah arus informasi yang serba cepat, setiap personel harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tepat, dan penuh empati,” jelasnya.

    Dalam konteks pembangunan jangka panjang, Wakapolri mengingatkan bahwa seluruh jajaran Humas harus memahami arah kebijakan nasional melalui RPJPN 2025-2045, termasuk delapan agenda pembangunan nasional dan transformasi digital sebagai pilar utama. Hal ini penting agar komunikasi publik Polri selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

    Wakapolri juga menjelaskan terkait Grand Strategy Polri 2025–2045 yang terbagi dalam empat tahap, mulai dari penguatan pondasi organisasi hingga terwujudnya Polri yang adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada masyarakat. Lima tujuan utama Polri juga harus dicapai secara terukur, mulai dari menjaga kamtibmas, penegakan hukum yang adil dan humanis, hingga transformasi menuju organisasi modern berbasis teknologi.

    Ia juga menggarisbawahi pentingnya optimalisasi War Room Humas sebagai pusat kendali informasi untuk memonitor isu viral, menganalisis tren, serta menentukan langkah mitigasi dan amplifikasi secara cepat dan tepat.

    Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan bahwa Divisi Humas Polri adalah representasi utama dalam komunikasi Polri kepada masyarakat. “Humas harus menjadi garda terdepan dalam menerapkan strategic intelligence-led communication, sekaligus menjaga marwah institusi Polri di ruang publik,” pungkasnya.

  • Humas Polri Jadi Penjaga Kebenaran di Tengah Derasnya Arus Informasi

    Jakarta Selatan — Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap tidak terverifikasi, Divisi Humas Polri menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, akurat, dan dapat dipercaya.

    Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dalam kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Hotel Grandhika, Jakarta Selatan.

    Wakapolri menekankan bahwa tantangan Divhumas Polri saat ini semakin besar seiring dengan masifnya penyebaran hoaks dan disinformasi di ruang digital.

    “Di tengah derasnya arus informasi, Humas Polri hadir bukan hanya untuk menyampaikan kabar, tetapi memastikan yang sampai ke masyarakat adalah kebenaran.”

    Menurutnya, di era media sosial saat ini, informasi dapat menyebar lebih cepat dibandingkan proses verifikasi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan keresahan publik apabila tidak diimbangi dengan komunikasi yang cepat, tepat, dan kredibel.

    Secara tidak langsung, Wakapolri menegaskan bahwa tanpa peran Humas yang kuat, masyarakat sangat rentan terpapar informasi yang menyesatkan, yang dapat memicu kepanikan hingga konflik sosial.

    “Informasi yang salah bisa menimbulkan keresahan, tetapi informasi yang benar mampu menjaga ketenangan. Di situlah peran Humas menjadi sangat penting.”

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Divhumas Polri telah mengembangkan sistem komunikasi modern berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan (AI), untuk mendeteksi, menganalisis, dan merespons isu secara cepat dan akurat.

    Kemampuan tersebut memungkinkan Humas Polri tidak hanya melakukan klarifikasi, tetapi juga mengantisipasi potensi penyebaran disinformasi sebelum berkembang luas di masyarakat.

    Wakapolri juga menegaskan bahwa perang informasi di era digital saat ini menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi secara serius oleh institusi Polri, di mana Humas memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas informasi publik.

    Ia menambahkan bahwa kehadiran Humas Polri bukan sekadar fungsi komunikasi institusi, melainkan bagian dari upaya negara dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi yang tidak benar.

    Menutup arahannya, Wakapolri mengingatkan seluruh jajaran Humas Polri untuk terus meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan kredibilitas dalam menyampaikan informasi kepada publik.

    “Humas Polri harus menjadi sumber informasi yang terpercaya, yang mampu meluruskan informasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.”