Kategori: Uncategorized

  • Patroli Dialogis Samapta Polsek Tebet Sambangi Karyawan Minimarket dan Juru Parkir, Antisipasi Kejahatan Malam Hari

    Jakarta Selatan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Personel Samapta Polsek Tebet melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi karyawan minimarket dan juru parkir di Indomaret JI. ΚΗ. Abdullah Syafei, Kelurahan Bukit Duri, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada Jumat (24/04/2026) pukul 01.25 WIB.

    Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Priyantono dan Aiptu I Putu Ariana selaku personel Unit 81 Samapta. Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, curat, curas, dan curanmor, khususnya pada jam rawan malam hari.

    Dalam pelaksanaannya, personel berdialog langsung dengan karyawan minimarket dan juru parkir guna menyampaikan himbauan kamtibmas, terutama terkait kewaspadaan terhadap tindak pencurian dan perampokan. Selain itu, petugas juga mengingatkan agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan online yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi.

    Personel turut mensosialisasikan layanan Call Center Kepolisian 110 (bebas pulsa) sebagai sarana bagi masyarakat untuk segera menghubungi pihak Kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Intensifkan Patroli Dialogis di Perbankan, Antisipasi Kejahatan dan Penipuan

    Jakarta Selatan – personel Samapta Polsek Tebet Unit 81, Aiptu Priyantono bersama Aiptu I Putu Ariana, melaksanakan patroli dialogis dengan menyambangi area perbankan (ATM Mandiri) di Jl. Tebet Barat IX, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan,

    Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, khususnya tindak kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

    Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan himbauan kepada petugas keamanan (security) dan nasabah agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, termasuk penipuan online yang kian marak. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap modus ganjal ATM serta memastikan keamanan kendaraan saat parkir dengan menggunakan kunci ganda.

    Petugas juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana cepat dan gratis bagi masyarakat untuk melaporkan atau meminta bantuan kepolisian apabila diperlukan.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Diharapkan melalui patroli dialogis ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan semakin meningkat serta tercipta lingkungan yang aman dan nyaman di wilayah Tebet.

  • Personel Samapta Polsek Tebet Laksanakan Gatur Lalin di TL JI. Saharjo, Arus Pagi Terpantau Ramai Lancar

    Jakarta Selatan – Pada Rabu, 22 April 2026, personel Samapta Polsek Tebet, Aiptu Suwarno selaku Ps. Panit 2 Sabhara bersama Brigpol Aditia, melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) di Traffic Light (TL) JI. Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan, mulai pukul 06.30 WIB hingga selesai.

    Kegiatan rutin pagi hari ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan, khususnya di jam sibuk aktivitas masyarakat. Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan peneguran dan himbauan secara humanis kepada pengendara sepeda motor yang melawan arus lalu lintas.

    Dengan pendekatan persuasif, diharapkan para pengendara dapat lebih disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. Secara umum, situasi arus lalu lintas di lokasi terpantau dalam keadaan ramai namun tetap lancar dan terkendali.

    Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memberikan pelayanan prima serta menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polsek Tebet.

  • Polsek Metro Kebayoran Baru Merespons Cepat Laporan Masyarakat Melalui Layanan 110 Terkait Keberadaan Debt Collector (DC) Di Jl.Ciomas  Kelurahan Rawa Barat

    Jakarta Selatan – Dipimpin perwira piket Iptu Akhmad Ali Donal, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Barat Aipda Fatoni dan anggota Reskrim mendatangi TKP Laporan warga melalui layanan 110 terkait adanya Debt Colector di Jl.Ciomas Kelurahan Rawa Barat Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

    Laporan diterima pada Rabu, 22 April 2026, pukul 21.38 WIB dari seorang pelapor bernama Gusrizal. Dalam pengaduannya, pelapor menyampaikan bahwa dua orang debt collector mendatangi rumah mantan istrinya di Jl. Ciomas 4 No.2 RT 06/01, Rawa Barat, untuk menagih utang yang sebenarnya merupakan tanggung jawab pelapor. Saat kejadian, pelapor diketahui sedang berada di Bandung dan memperoleh informasi tersebut dari pihak keamanan perumahan.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket yang dipimpin oleh Iptu Akhmad Ali Donal, SH,segera menuju lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan memberikan pendampingan.

    Namun, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas tidak menemukan keberadaan debt collector yang dilaporkan. Diduga, kedua orang tersebut telah meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba.

    Meski demikian, pihak kepolisian tetap melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif, serta mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa agar dapat segera ditindaklanjuti.

  • SPPG Pejaten Sajikan MBG Prasmanan Perdana, Kepala Sekolah: Terima Kasih, Ini Sangat Membantu Siswa

    Jakarta – SPPG Polri Pejaten menggelar pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026) Pagi. Model penyajian ini menjadi uji coba baru dalam pemberian makanan bergizi kepada para siswa.

    Kegiatan ini disambut antusias para pelajar. Suasana makan bersama dengan sistem prasmanan membuat penyajian MBG terasa berbeda dari biasanya dan menghadirkan nuansa kebersamaan di lingkungan sekolah.

    Kepala Sekolah SMA Kemala Bhayangkari 1, Muryanto, mengatakan pelaksanaan MBG model prasmanan memberi manfaat langsung bagi siswa. Menurutnya, program itu sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang belum sempat sarapan sebelum berangkat ke sekolah.

    “MBG dengan model prasmanan ini benar-benar sangat bermanfaat. Anak-anak merasakan kebersamaan saat makan bersama teman-temannya. Program ini juga sangat membantu, khususnya bagi murid yang pagi hari belum sempat sarapan,” kata Muryanto.

    Sementara itu, Ka SPPG Polri Pejaten Muhamad Iqbal Salim menjelaskan sistem prasmanan ini merupakan bentuk simulasi menindaklanjuti arahan pimpinan. Skema tersebut juga dipersiapkan untuk pelaksanaan MBG secara prasmanan pada momentum Hari Bhayangkara, khususnya di SPPG yang berada di bawah naungan Polri.

    “Keunggulannya, sistem ini bisa melatih ketertiban dan kedisiplinan siswa. Dari sisi menu dan hitungan gizi tetap terukur karena kami menggunakan sendok takar sesuai arahan ahli gizi,” ujar Iqbal.

    Iqbal menambahkan, pola prasmanan juga diharapkan dapat menekan angka sisa makanan atau food waste. Sebab, siswa bisa menyesuaikan porsi sesuai kebutuhan. Hasil uji coba ini nantinya akan dievaluasi untuk melihat apakah sistem prasmanan lebih efektif dibanding pola penyajian biasa.

  • Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Soliditas Personel Lewat Layanan Psikologi dan Kesehatan

    Puncak — Upaya menjaga kesiapan personel di wilayah penugasan terus dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz melalui pendekatan menyeluruh, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga kesehatan mental dan fisik. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan dukungan psikologi dan layanan kesehatan kepada personel Satgas Ops Damai Cartenz di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Selasa (21/4/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin oleh Iptu Amelia Mega Kartika Kawilarang, S.Psi., dan Ipda dr. Sabriantoro Pratama Dwiprawira.

    Dalam pelaksanaannya, tim psikologi menghadirkan sejumlah kegiatan interaktif yang bertujuan memperkuat kebersamaan dan ketahanan mental personel. Kegiatan tersebut meliputi permainan membangun hubungan dan kepercayaan (bonding), permainan kerja sama (teamwork), serta simulasi pemecahan masalah (problem solving).

    Melalui kegiatan ini, para personel tidak hanya diajak untuk melepas ketegangan, tetapi juga meningkatkan komunikasi dan kekompakan tim. Suasana yang lebih cair dan penuh kebersamaan diharapkan mampu memperkuat koordinasi di lapangan.

    Selain itu, tim kesehatan juga memberikan pemeriksaan serta pemantauan kondisi fisik personel guna memastikan seluruh anggota tetap dalam kondisi prima selama menjalankan tugas.

    Manfaat dari kegiatan psikologi ini dirasakan langsung oleh personel, antara lain peningkatan motivasi dan moral, terciptanya komunikasi yang lebih terbuka, kemampuan mengelola konflik secara sehat, serta terbentuknya budaya kerja yang positif dan saling mendukung.

    Kepala Operasi Damai Carten-2026 Irjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa kesiapan personel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan operasional, tetapi juga kondisi mental yang stabil.

    “Personel di lapangan menghadapi tantangan yang kompleks, sehingga dukungan psikologis dan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme dan ketahanan mereka. Kami ingin memastikan setiap anggota tetap kuat secara mental, sehat secara fisik, dan solid dalam bertugas,” ujar Kaops.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan personel.

    “Kami terus mendorong kegiatan yang mampu meningkatkan semangat, kekompakan, dan keseimbangan emosional anggota. Dengan kondisi yang prima, personel akan lebih optimal dalam menjalankan tugas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

    Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas wilayah melalui pendekatan humanis, sekaligus memastikan seluruh personel tetap dalam kondisi terbaik selama menjalankan tugas di daerah penugasan.

  • SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

    Jakarta Selatan — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten menghadirkan pendekatan berbeda dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar dengan menyajikan menu secara prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai terobosan inovasi pelayanan yang lebih dinamis, tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengalaman belajar bagi siswa.

    Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, pukul 08.00–17.00 WIB, dengan penyajian MBG prasmanan pada pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini diberikan kepada 336 siswa dan masih dalam tahap simulasi penerapan.

    Menu MBG yang disajikan meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang, yang disusun oleh ahli gizi untuk memastikan keseimbangan nutrisi bagi para pelajar.

    Dari total 9 sekolah penerima manfaat, sistem prasmanan saat ini mulai diterapkan pada 1 sekolah, yaitu SMA Kemala Bhayangkari. Sementara itu, total penerima manfaat MBG dari SPPG Polri Pejaten mencapai 2.606 porsi, yang didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan.

    Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim, S.Gz, menyampaikan bahwa pola prasmanan menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang lebih luas.

    “Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

    Kasatgas MBG Polri Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi penerima manfaat.

    “Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin. Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

    Ia menambahkan, edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG.

    “Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

    Salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Pasar Minggu menyambut baik penyajian MBG secara prasmanan.

    “Aku suka karena makan begini makanannya jadi lebih fresh,” ujarnya.

    Meski demikian, ia juga menyampaikan pengalaman antre yang menjadi bagian dari sistem tersebut.

    “Suka, tapi jadinya lama. Kalau di ompreng kan dianter terus langsung bisa makan, kalau ini pake antre dulu,” tambahnya.

    Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tetap mengedepankan standar keamanan pangan melalui uji organoleptik oleh ahli gizi serta pengujian food safety oleh tim Dokpol. Sistem antrean tertib diterapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus melatih kedisiplinan siswa.

    Selain itu, SPPG Polri juga melibatkan UMKM dan bahan pangan lokal dalam penyediaan bahan makanan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.

    Program MBG Polri sendiri terus berkembang. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan, sehingga total mencapai 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil menjadi total 1.503 unit.

    Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda.

    SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis.

  • Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung

    Jakarta – Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Dialog Desk Ketenagakerjaan bersama serikat buruh dalam rangka menyambut May Day 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung BPMJ, Rabu (22/4/2026).

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri hadir langsung dan memberikan arahan. Turut hadir, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono, Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh. Jumhur Hidayat, perwakilan Dirtipidter Bareskrim Polri, pejabat utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran, serta perwakilan kementerian, asosiasi pengusaha, dan berbagai organisasi buruh.

    Dalam sambutanya, Kapolda menyampaikan bahwa dialog ini menjadi wadah untuk mendengarkan langsung berbagai permasalahan yang dihadapi para buruh. Ia menilai hubungan antara Polda Metro Jaya dan pekerja selama ini sudah terjalin dengan baik dan diharapkan semakin kuat ke depan.

    “Dialog ini kita lakukan untuk menyerap aspirasi buruh secara langsung. Hubungan yang sudah baik ini harus terus dijaga dan diperkuat. Persoalan ketenagakerjaan juga merupakan tanggung jawab bersama yang perlu diselesaikan secara kolektif oleh seluruh pihak terkait,” kata Kapolda.

    Kapolda juga menyampaikan bahwa perkembangan situasi global perlu menjadi perhatian bersama dalam melihat dinamika ketenagakerjaan di tingkat lokal. “Kondisi global tentu berdampak sampai ke tingkat lokal, termasuk sektor ketenagakerjaan. Karena itu, hal ini perlu kita cermati dan antisipasi bersama,” ujarnya.

    Dalam konteks nasional, Kapolda menyampaikan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan buruh. Ia menegaskan, kepolisian hadir sebagai fasilitator dan mediator dalam menjaga hubungan industrial yang kondusif antara buruh dan pengusaha. “Kami siap menjadi fasilitator dan mediator agar hubungan antara buruh dan pengusaha tetap berjalan dengan baik, kondusif, dan saling mendukung,” kata Kapolda.

    Melalui dialog tersebut, Kapolda berharap dapat lahir solusi yang konstruktif dan berkeadilan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan harmonis. Ia juga menekankan pentingnya silaturahmi serta penguatan kerja sama antara buruh, pengusaha, dan pihak terkait lainya untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi buruh. Sebagai penutup, Kapolda menegaskan kesiapan Polda Metro Jaya untuk membantu apabila terdapat permasalahan yang dihadapi para buruh.

  • Kapolda Sumsel Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas di OKI, Rangkul Berbagai Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas

    KAYUAGUNG – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) terus mengukuhkan komitmennya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif serta inklusif. Hal ini diwujudkan melalui “Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Bhabinkamtibmas, dan Siaga Karhutla Kabupaten OKI Tahun 2026” yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Halaman GOR Perahu Kajang Kayuagung, Rabu (22/4/2026).

    Apel ini menghadirkan pemandangan istimewa yang sarat akan pesan persatuan. Kapolda Sumsel tidak hanya menyiagakan personel TNI-Polri dan aparat pemerintahan, tetapi secara khusus merangkul elemen masyarakat sipil dengan latar belakang yang sangat beragam.

    Dalam barisan apel, tampak ratusan Bhabinkamtibmas, prajurit TNI, personel BPBD, dan Manggala Agni berdiri tegak berdampingan dengan perwakilan Banser, Pecalang, Pemuda Batak Bersatu, Pagar Nusa, PSHT, Kokam, serikat buruh, komunitas ojek, hingga kelompok eks narapidana terorisme (Napiter) dan Regu Pemadam Kebakaran(RPK).

    Kapolda Sumsel menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tertingginya atas kehadiran seluruh elemen masyarakat tersebut. Beliau menegaskan bahwa perbedaan identitas bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk menjaga wilayah.

    “Kita hadir dari latar belakang yang berbeda, namun dipersatukan oleh satu visi yang sama, menjaga Bumi Bende Seguguk agar tetap aman, damai, dan bermartabat,” tegas Kapolda Sumsel di hadapan ratusan peserta apel.

    Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa paradigma keamanan saat ini telah berubah. Keamanan tidak lagi sekadar urusan aparat berseragam, melainkan fondasi kehidupan bermasyarakat yang harus dijaga bersama-sama.

    “Pemeliharaan Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab eksklusif bagi TNI-Polri saja. Ini adalah tanggung jawab kita bersama, seluruh komponen bangsa, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat. Kamtibmas adalah milik kita bersama,” ujarnya menginspirasi.

    Kehadiran elemen sipil dalam apel ini dikemas apik dalam program bernama Sabuk Kamtibmas. Di hadapan audiens, Kapolda menjelaskan nilai luhur di balik nama tersebut.

    “Sabuk Kamtibmas mengandung makna filosofis yang mendalam, yaitu pengikat, penguat, dan pelindung. Kita semua berdiri di sini sebagai pengikat, penguat, dan pelindung bagi masyarakat di Kabupaten OKI khususnya,” terangnya. Beliau juga berpesan agar para Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang hadir di pelosok desa bertindak bukan sekadar sebagai penegak hukum, melainkan agen penyelesaian konflik (problem solver).

    Selain stabilitas keamanan yang menjadi syarat mutlak bagi pertumbuhan UMKM dan masuknya investasi, apel ini juga menyoroti agenda mitigasi bencana tahunan. Secara khusus, Kapolda menargetkan Kabupaten OKI harus mampu mencapai status Zero Karhutla di tahun 2026 dan menjadi role model (percontohan) bagi wilayah lainnya melalui pendekatan pencegahan dini yang humanis namun tegas.
    Menutup amanatnya, Kapolda Sumsel memberikan pesan yang sangat menyentuh dan reflektif terkait esensi pengabdian. Ia mengajak seluruh aparat penegak hukum, pelayan publik, dan masyarakat untuk menjadikan kebaikan sebagai landasan utama dalam bekerja.

    “Sudahkah kita berbuat baik hari ini? Jadikan itu semangat kita semua, karena sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Baik untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, maupun untuk masyarakat di Kabupaten OKI yang kita cintai,” pungkasnya.

    Turut hadir dalam pergelaran apel besar tersebut di antaranya para Karo Ops Polda Sumsel, Dir Samapta, Dir Polairud, Dir Binmas, dan Kabid Humas Polda Sumsel, Dandim 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, jajaran Forkopimda OKI, serta tokoh masyarakat dan akademisi setempat.

    Melalui momentum Apel Sabuk Kamtibmas ini, Polda Sumsel berharap sinergi yang telah terbangun tidak berhenti sebatas seremonial di lapangan. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi potret nyata wajah kepolisian yang semakin Presisi, humanis, dan selalu hadir sebagai pelayan masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang telah diikat kuat oleh “Sabuk Kamtibmas”, visi besar untuk mewujudkan stabilitas keamanan yang ramah investasi serta target Zero Karhutla 2026 di Kabupaten OKI diyakini bukan lagi sekadar harapan, melainkan sebuah kepastian yang siap diwujudkan bersama.

  • Jaga Kondusifitas Wilayah, Bhabinkamtibmas Pancoran Pantau Simulasi Kebakaran di Gedung Sucofindo

    Jakarta Selatan – Dalam upaya memperkuat sinergitas dengan unsur pengamanan swakarsa dan menjaga stabilitas kamtibmas, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pancoran, Aiptu Suwondo, melaksanakan kegiatan Cooling System dan Sambang Door to Door System (DDS) di Gedung Sucofindo, Jakarta Selatan, Rabu (22/04/2026) pagi.

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini tidak dilakukan sendirian. Aiptu Suwondo turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawajati, Aiptu Nurkholis. Keduanya hadir untuk bersilaturahmi dengan petugas keamanan (Satpam) gedung sekaligus memantau langsung jalannya kegiatan simulasi kebakaran yang diselenggarakan oleh pihak manajemen gedung.

    “Kehadiran kami di sini adalah bagian dari program Cooling System untuk memastikan situasi di lingkungan kerja tetap kondusif. Selain itu, kami juga memonitor simulasi kebakaran agar petugas keamanan benar-benar siap dan sigap jika terjadi keadaan darurat,” ujar Aiptu Suwondo.

    Dalam kesempatan tersebut, para personel Bhabinkamtibmas memberikan imbauan kamtibmas kepada petugas keamanan agar selalu waspada terhadap potensi gangguan keamanan di area gedung dan sekitarnya. Komunikasi yang intens antara kepolisian dan petugas keamanan diharapkan dapat mempercepat penanganan jika ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Kegiatan sambang ini berjalan dengan aman dan lancar. Sinergi antara Polri dan pihak pengelola gedung diharapkan terus terjalin demi terciptanya rasa aman bagi karyawan maupun masyarakat yang beraktivitas di wilayah Kecamatan Pancoran.